Abstract :
Berdasarkan Daftar TBI (Top Brand Indeks) minuman teh siap minum Fruit
Tea Sosro dari tahun 2010 - 2011 menjelaskan bahwa nilai Top Brand Index (TBI)
Fruit Tea mengalami penurunan dari tahun 2010 bernilai 12,9 % selanjutnya pada
tahun 2011 menjadi 5,8 %. Hal tersebut didukung oleh tingkat kepuasan pelanggan
Fruitea. berdasarkan majalah SWA tahun 2010 ? 2011, dapat diketahui daftar
peringkat tingkat kepuasan pelanggan untuk produk the dalam kemasan siap minum
bahwa nilai tingkat kepuasan pelanggan (TSS = total satisfaction score) untuk
produk teh dalam kemasan siap minum merek fruit tea tahun 2010 sebesar 3,802
dengan peringkat ke 4 dan nilai TSS mengalami kenaikan di tahun 2011 sebesar
3,865 dengan peringkat ke 3, meskipun fruit tea mengalami kenaikan peringkat dan
nilai TSS, namun pesaing utama fruit tea yaitu ultra the kotak dan frestea menempati
posisi di atas fruit tea untuk tingkat kepuasan pelanggannya. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh trust in a brand terhadap brand loyalty pada konsumen
Fruit Tea.
Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling
tepatnya accidental sampling yaitu pemilihan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu
siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai
sampel bila dipandang orang tersebut cocok sebagai sumber data. Penentuan jumlah
sampel didasarkan pada asumsi SEM bahwa besarnya jumlah sampel yaitu 5-10 kali
parameternya yang di estimasi. Pada penelitian ini ada 16 indikator, sehingga jumlah
sampel yang diestimasi yaitu antara 80-160. Adapun jumlah sampel yang ditetapkan
adalah (16 x 8) = 128 responden yang merupakan pelanggan fruit tea di Surabaya.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa kepercayaan merek (trust in a brand)
mampu memberikan konstribusi yang nyata terhadap loyalitas merek (brand loyalty)
pada konsumen Fruit Teadi Surabaya