Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
FEBRIANTO , EFRAT PASAMBE
Subject
HG4001 Finance management. Business Finance. Corporation finance
Datestamp
2014-04-30 03:01:43
Abstract :
Tertinggalnya perekonomian Indonesia pada awal orde baru, mendorong pemerintah
untuk mencari sumber pembiayaan pembangunan, salah satunya dengan investasi asing .
Investasi asing bagi Indonesia merupakan salah satu sumber pembiayaan pembangunan
yang diperoleh dari luar negeri dapat berupa pinjaman dan penanaman modal asing di
Indonesia. Demikian halnya dengan iklim investasi di Jawa Timur khususnya
Penanaman Modal Asing (PMA). Jumlah nilai proyek Penanaman Modal Asing (PMA)
di Provinsi Jawa Timur dari tahun ke tahun mengalami pertumbuhan yang sangat
fluktuatif. Hal ini tidak lepas dari kondisi ekonomi global, dimana tingkat perekonomian
dunia akan sangat berpengaruh terhadap keputusan berinvestasi yang dilakukan oleh
negara-negara maju. Sehingga dengan demikian pemerintah sebaiknya memperhatikan
faktor-faktor ekonomi yang dapat mempengaruhi Penanaman Modal Asing. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Inflasi, Suku bunga, Kurs valuta asing
terhadap PMA serta variabel yang paling berpengaruh secara dominan.
Populasi dalam penelitian adalah PMA di Jawa Timur dengan jumlah 42 negara yang
terdaftar dalam Badan Pusat Statistik selama periode 2003 - 2011. Sampel yang diteliti
sebanyak 7 negara yang memenuhi kriteria dengan cara purposive sampling. Alat
pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, dimana data yang digunakan
merupakan data sekunder. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis
regresi berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Inflasi dan Tingkat Suku
Bunga tidak berpengaruh terhadap Penanaman Modal Asing. Sedangkan untuk Kurs
Valuta Asing berpengaruh terhadap Penanaman Modal Asing. Serta secara bersama-sama
Inflasi, Tingkat Suku Bunga dan Kurs Valuta Asing mempunyai pengaruh yang cukup
signifikan terhadap Penanaman Modal Asing yaitu sebesar 76,6 % sedangkan sisanya
23,4 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas pada penelitian ini.