Abstract :
Perkembangan dunia bisnis di Indonesia semakin ketat di era globalisasi,
dunia usaha secara otomatis akan dihadapkan pada persaingan yang ketat.
Periklanan mendapat sorotan tajam semenjak aspek informasi menjadi bagian
penting dalam bisnis, kegiatan periklanan yang efektif dipandang mampu
mempengaruhi kecenderungan mengkonsumsi dalam masyarakat begitupula
dengan merek, merek yang kuat dengan citra yang positif lebih tahan
menghadapi isu yang tidak baik. Di lain pihak merek dengan citra yang negative
lebih sensitive terhadap kesalahan pemasaran, jelas terlihat bahwa citra merek
terbentuk lewat asosiasi merek yang berasal dari atribut tokoh, manfaat dan
sikap konsumen. Disamping itu suksesnya program marketing tercermin dalam
penciptaan asosiasi merek memiliki atribut dan manfaat yang memuaskan
kebutuhan dan keinginan mereka membuat citra merek terbentuk
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang mempunyai
minat beli Motor Matic Suzuki SPIN di kota Surabaya utara. Metode
pengambilan sampelnya adalah dengan menggunakan non probability sampling
dengan cara purposive sampling yaitu dimana semua elemen populasi belum
tentu memiliki peluang yang sama untuk dipilih menjadi anggota sample. Dan
dengan pertimbangan peneliti. Sampel yang diambil adalah sebesar 104
responden. Data yang dipergunakan adalah data primer yaitu data yang diperoleh
dari jawaban responden melalaui survey dengan menggunakan wawancara
secara langsung melalui media kuisioner, dan data sekunder yaitu data yang
dikumpulkan dari kondisi tingkat penjualan pangsa pasar Suzuki spin pada tahun
2009 sampai 2011yang diperoleh dari data top brand index 2011. Sedangkan
analisis yang dipergunakan adalah Partial Least Square.
Berdasarkan dari hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian yang
telah dikemukakan dapat disimpulkan sebagai berikut efektifitas iklan
berpengaruh negative dan signifikan terhadap minat beli dan citra merek
berpengaruh positif tetapi non signifikan terhadap minat beli.