Abstract :
Kemampuan manusia yang semakin pintar, membuat manusia lebih
selaektif dalam memilih sebuah barang atau produk yang akan digunakan.
Persaingan bisnis dalam bidang otomotif atau sepeda motor dalam
perkembangan diera globalisasi menuntut perusahaan harus mampu besrikap dan
bertindak cepat dan tepat dalam menanggapi persaingan dilingkungan bisnis
yang bergerak sangat dinamis dan penuh dengan ketidak pastian. Tingkat
persaingan usaha sangat ketat, apalagi ditambah dengan adanya peraturan untuk
uang muka 25 persen bagi kendaraan bermotor yang akan diterapkan 15 Juni
2012, setiap perusahaan berusaha untuk dapat meningkatkan pangsa pasar dan
meraih konsumen baru. Perusahaan harus dapat menentukan strategi pemasaran
yang tepat agar usahanya dapat bertahan dan memenangi persaingan.
Untuk tujuan ini peneliti menguji dan menganlisis faktor yang
mempengaruhi keputusan pembelian konsumen, adapun hasil yang diperoleh
dalam penelitian ini adalah:
1. Harga (X1) berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y) dengan
koefisien path sebesar 0,1715, tidak dapat diterima dimana nilai T-Statistic
= 0,6253 lebih kecildari nilai Z ? = 0,10 (10%) = 1,645 , maka Non
Signifikan (Positif)
2. Promosi (X2) berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y) dengan
koefisien path sebesar 0,1153, tidak dapat diterima dimana nilai T-Statistic
= 0,5732 lebih kecildari nilai Z ? = 0,10 (10%) = 1,645 , maka Non
Signifikan (Positif)
3. Kualitas Produk (X3) berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y)
dengan koefisien path sebesar 0,1589, dapat diterima dimana nilai T-
Statistic = 1,8095 lebih besardari nilai Z ? = 0,10 (10%) = 1,645 , maka
Signifikan (Positif)
4. Kualitas Layanan (X4) berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian (Y)
dengan koefisien path sebesar 0,3389, tidak dapat diterima dimana nilai T-
Statistic = 0,9279 lebih kecildari nilai Z ? = 0,10 (10%) = 1,645 , maka
Non Signifikan (Positif)