Abstract :
Status gizi balita dapat ditentukan berdasarkan indeks berat badan terhadap
umur (BB/U) dengan menggunakan standar tabel baku WHO Berat badan usia
balita. Penelitian ini bertujuan membangun pemilihan status gizi balita, sehingga
dapat mengenali pola dan mampu mengklasifikasikan status gizi balita ke dalam
gizi kurang, gizi baik, dan gizi lebih. Variabel-variabel yang digunakan dalam
klasifikasi ini adalah Jenis Kelamin, Umur (Bulan), Berat Badan (Kilogram)
dalam status gizi balita. Data penelitian adalah semua balita 0-60 bulan yang telah
diambil berdasarkan sistem pemilihan status gizi balita menggunakan metode
antropometri dengan studi kasus di klinik bidan Siti Aisyah, AmdKeb di
Surabaya.
Antropometri adalah metode yang digunakan dalam system pemilihan
status gizi balita, dimana indek dari pengukuran antropometri sendiri adalah Berat
Badan/Umur, Tinggi Badan/Umur, dan Berat Badan/Tinggi Badan. Dari hasil
perhitungan antropometri dengan cara Simpangan Baku terhadap Median ini
didapatkan kesimpulan status gizi berdasarkan BB/U, TB/U, dan BB/TB.
Sedangkan sistem pemilihan status gizi digunakan sebagai pendukung dari hasil
perhitungan tersebut sehingga dapat membantu bidan dalam memberikan
penanganan selanjutnya kepada balita.
Dengan membuat Sistem Pemilihan Status Gizi ini, penulis dapat
memperoleh kesimpulan bahwa dengan menggunakan sistem ini, Bidan dan Ibu
(Orang tua Balita) lebih mudah mengetahui Status Gizi Balita.