Abstract :
Proses pembangunan proyek konstruksi pada umumnya merupakan
kegiatan yang banyak mengandung unsur bahaya. Secara umum dari unsur bahaya tersebut dapat terjadi karena dua hal, yaitu pertama-kondisi yang tidak aman (unsafe condition) dan kedua-tindakan yang tidak aman (unsafe act) (Reason,1997).
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi budaya K3 khususnya pada proyek konstruksi., (2) Mengetahui besarnya pengaruh faktor-faktor budaya K3 terhadap kinerja proyek konstruksi.,
(3) Mengetahui pemodelan pengaruh budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja proyek konstruksi. Penelitian ini dibatasi pada aspek-aspek manajerial dan non-manajerial.
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dalam proses penelitian ?Pemodelan Pengaruh Budaya K3 terhadap Kinerja Proyek Konstruksi? ini bersifat Testing Hypotheses dengan menggunakan Metode Survei-Kuantitatif. Untuk mengetahui
apakah variabel bebas (independen) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel tidak bebas (dependen) digunakan metode analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian secara simultan terdiri dari 6 variabel (X) berpengaruh terhadap variabel (Y) berupa kinerja proyek konstruksi dengan kontribusi 0,586 (58,6%) (R2), dan sisanya 41,4% dijelaskan variabel (X) di luar dari yang digunakan dalam penelitian ini. Secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh yaitu, Peraturan dan Prosedur K3 ? (0,000 ? 0,05), (t hitung -4,286 ? t -2,002)
serta kontribusi -0,411 (-41,1%). Komunikasi Pekerja ? (0,022 ? 0,05), (t 2,354 ? t 2,002) serta kontribusi 0,312 (31,2%). Lingkungan Kerja ? (0,005 ? 0,05), (t tabel hitung
2,948 ? t 2,002) serta kontribusi 0,347 (34,7%). Sedangkan faktor yang tidak mempengaruhi yaitu, Komitmen Top Management Terhadap K3 ? (0,189 ? 0,05), (t tabel hitung
1,330 ? t 2,002) serta kontribusi 0,226 (22,6%).
Kompetensi Pekerja ? (0,120 ? 0,05), (t tabel hitung
1,580 ? t 2,002) serta kontribusi 0,233 (23,3%). Keterlibatan Pekerja dalam K3 ? (0,306 ? 0,05), (t tabel
-1,034 ? t -2,002) serta kontribusi -0,157 (-15,7%).
Kata Kunci: budaya keselamatan dan kesehatan kerja, kecelakaan kerja, kinerja proyek konstruksi.