Abstract :
Tujuandalampenelitiantindakanbimbingankonselinginiantara lain: 1. Mendeskripsikanpeningkatanketerampilan berbahasa Indonesiamelaluilayananpenguasaan konten padasiswakelasIVSD 5 Jambu Timur TahunPelajaran2013/2014. 2. Diperolehnyapeningkatanketerampilan berbahasa Indonesiamelaluilayananpenguasaan kontenpadasiswakelasIVSD 5 JambuTimurTahunPelajaran2013/2014.
Keterampilanberbahasa Indonesia adalahkecakapandalamkegiatanberkomunikasidenganbahasaberbicara yang saratdengan ide, gagasan, pesan, perasaandanpengalamantentangsesuatu yang diungkapkanpembicarapadapendengarnya.Layananpenguasaankontenmerupakanlayanan yang terdapat di dalambimbingandankonseling yang diberikanpesertadidikdalammengembangkandiriberkenaandegansikapdankebiasaanbelajar yang baik, materibelajar yang cocokdengankecepatandankesulitanbantuankepadaindividu (sendiriataukelompok) untukmenguasaikemampuandankompetensitertentumelaui proses belajar.ipotesis tindakan dalam Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling ini adalah: “Layananpenguasaankontendapatmeningkatkanketerampilanberbahasa Indonesia kelas IV SDN 05 JambuTimurKecamatanMlonggoKabupatenJeparatahunPelajaran 2013/2014â€
Jenispenelitian yang digunakandalampenelitianiniadalah, PTBK melaluiprosedurtindakankelas (Classroom Action Research).Penelitianinidilaksanakandalamduatahap (2 siklus).Siswa yang menjadisubjekpenelitianiniadalah 13 siswakelasIVSDN 5 JambuTimurTahunPelajaran2013/2014.Metodepengumpulan data yang digunakanadalahobservasi, wawancara.Analisis data deskriptifkuantitatif.
Keterampilan berbahasa Indonesia siswa pada pra siklus diperoleh skor 17,46 (35%) kategori (Kurang), setelah pemberian layanan penguasaan konten siklus I kondisi keterampilan berbahasa Indonesia siswa meningkat menjadi 28,3 (57%) kategori (Cukup), pada pelaksanaan layanan penguasaan konten di siklus II meningkat menjadi 44,2 (88%) (Sangat Baik).Keterampilan berbahasa Indonesia siswa dari kondisi pra siklus 35% telah mengalami peningkatan setelah mendapatkan layanan penguasaan konten menjadi 88%, jadi peningkatan yang dialami oleh siswa sebesar 53%dantelahmencapaiindikatorkeberhasilan.Saran yang penelitiajukanantara lain: 1. KepalaSekolah: Dalampenelitianinimenunjukanbahwalayananpenguasaankontensangatmembantusiswadalammeningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia. Denganadanyaketerampilan berbahasa Indonesiasiswadarilayananpenguasaankonteninidiharapkankepadasekolahmenggunakansebagaidasarkebijakan yang mendukungpelaksanaan program bimbingandankonseling di sekolah. 2. Bagi Guru BK: Diharapkan guru BK dapat memaksimalkan pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah, terutama layanan penguasaankonten. Agar pelayanan bimbingan dan konseling dapat membantu siswa yang belummencapaiindikatorkeberhasilandengankonselingperoranganataulayanan lain yang sesuai. 3. Siswa: Diharapkansiswalebih aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dan mengasah kemampuan dasar dalam berbahasa Indonesia. 4. Penelitiselanjutnya: Diharapkanpenelitidapatmenambahkanpengalamandanketerampilancarameningkatkanketerampilan berbahasa Indonesiasiswamelaluipemberianlayananpenguasaankontensehinggapenelitilebihkreatifdaninovatifdalampemberianlayananbimbingandankonseling.