DETAIL DOCUMENT
Mengatasi Kecemasan Menjawab Pertanyaan Didepan Kelas Menggunakanpendekatan Behavioristik Teknik Desensitisasi Sistematik Siswa Kelas Viii Smp Bhakti Praja Kaliwungu Kudus Tahun Ajaran 2015/2016
Total View This Week2
Institusion
Universitas Muria Kudus
Author
Nim , Aufa
Subject
Teori dan praktek pendidikan 
Datestamp
2016-08-08 06:33:22 
Abstract :
Penelitian Bertujuan: 1. Menemukan Faktor-Faktor Penyebab Kecemasan Menjawab Pertanyaan Di Depan Kelas; 2. Mengatasi Kecemasan Menjawab Pertanyaan Didepan Kelas Melalui Pendekatan Behavioristik Dengan Teknik Desensitisasi Sistematik Pada Siswa Kelas Viii Smp Bhakti Praja Kaliwungu Kudus. Kecemasan Menjawab Pertanyaan Adalah Perasaan Tidak Menyenangkan Yang Dialami Siswa Ketika Diminta Maju Ke Depan Kelas Untuk Menjawab Pertanyaan Yang Nampak Dari Perilaku Gelisah, Anggota Tubuh Yang Gemetar, Suara Bergetar, Banyak Keringat, Wajah Memerah Dan Tangan Dingin. Masalah Mengenaikecemasan Tinggi Menjawab Pertanyaanbisadireduksi Melalui Konseling Behavioristik Dengan Teknik Desensitisasi Sistematik Yakni Upaya Memodifikasi Perilaku Siswa Yang Dilakukan Dengan Mengurangi Kecemasan Dengan Menciptakan Suasana Nyaman Meskipun Di Suasana Yang Menimbulkan Kecemasan. Hal Ini Dilakukan Dengan Menciptakan Suasana Yang Nyaman Kemudian Secara Bertahap Dimunculkan Hal Yang Memicu Kecemasan Mulai Dari Tingkat Yang Paling Rendah Sampai Dengan Yang Paling Tinggi. Jenis Penelitian Yang Digunakan Adalah Studi Kasus Dengan Teknik Pengumpulan Data Wawancara, Observasi, Dan Dokumentasi. Penelitian Ini Melalui 6 Tahapan Yaitu Observasi, Dokumentasi, Diagnosis, Prognosis, Treatment, Evaluasi Dan Followup. Subjek Penelitian Adalah Siswa Kelas Viii Smp Bhakti Prajakaliwungu Kudus Dengan Jumlah 3 Siswa (In, Hn Dan Yn). Dalam Analisis Data Ini Peneliti Menggunakan Analisis Model Interaktif Yang Terdapat Empat Komponen Penting Untuk Diperhatikan, Yakni Pengumpulan Data, Reduksi Data Dan Penyajian Data Serta Kesimpulan/Verifikasi. Hasilpenelitian 1.Klienberinisial In Mempunyaimasalaha) Faktor Internal: Takut Dimarahi Guru, Malu Diledek Teman, Takut Jawabannya Salah, Gelisah, Anggota Tubuh Gemetar, Suara Bergetar, Banyak Keringat, Wajah Memerah Dalam Menjawab Pertanyaan Didepan Kelas. B) Faktoreksternal: Kurangnyabimbingan, Perhatiandandorongan Dari Orang Tua, Danpengaruhlingkungan Yang Kurangkondusifdanmendukungkondisi In Hal Tersebutdapatdilaihatdarifisik In Yang Ketikamajukedepankelasuntukmenjawabpertanyaan Guru Nampak Gelisah, Tangandankakinyagemetar, Suaranyabergetar, Banyakkeringat, Wajahmemerah, Dantangannyadingin. Dalammengatasipermasalahan In Penelitimenggunakankonseling Individual Sebanyaktiga Kali Menggunakanpendekatanbehavioristikteknikdesensitisasisistematiksangatmembantupenelitiuntukmengentaskanpermasalahan Yang Dialami In. Setelahdilakukankonseling Individual Sebanyaktiga Kali In Sudah Mampu Menunjukkan Perubahan Yang Signifikan Dalam Perubahan Perilakunyadandapatmenjawabpertanyaan Guru Didepankelasdengantetapnyamandantidakcemas. 2. Klienberinisial Hn Mempunyaimasalahmasalaha) Faktor Internal: Takut Dimarahi Guru, Malu Diledek Teman, Takut Jawabannya Salah, Gelisah, Anggota Tubuh Gemetar, Suara Bergetar, Banyak Keringat, Wajah Memerah Dalam Menjawab Pertanyaan Didepan Kelas. B) Faktoreksternal: Kurangnyabimbingan, Perhatiandandorongan Dari Orang Tua, Danpengaruhlingkungan Yang Kurangkondusifdanmendukungkondisi, Haltersebutdapatdilaihatdarifisik Hn Yang Ketikamajukedepankelasuntukmenjawabpertanyaan Guru Menunjukkanperilakugelisah, Tangandankakinyagemetar, Suaranyabergetar, Banyakkeringat, Wajahmemerah, Dantangannyalembab. Dalammengatasipermasalahan Hn Penelitimenggunakankonseling Individual Sebanyaktiga Kali Menggunakanpendekatanbehavioristikteknikdesensitisasisistematiksangatmembantupenelitiuntukmengentaskanpermasalahan Yang Dialami Hn.Setelahdilakukankonseling Individual Sebanyaktiga Kali Hn Sudah Mampu Menunjukkan Perubahan Yang Signifikan Dalam Perubahan Perilakunyadantetapnyamanjikadisusruhmenjawabpertanyaan Guru Didepankelas. 3. Klienberinisial Yn Mempunyaimasalahmasalaha) Faktor Internal: Takut Dimarahi Guru, Malu Diledek Teman, Takut Jawabannya Salah, Gelisah, Anggota Tubuh Gemetar, Suara Bergetar, Banyak Keringat, Wajah Memerah Dalam Menjawab Pertanyaan Didepan Kelas. B) Faktoreksternal: Kurangnyabimbingan, Perhatiandandorongan Dari Orang Tua, Danpengaruhlingkungan Yang Kurangkondusifdanmendukungkondisi, Haltersebutdapatdilihatdarifisik Yn Yang Ketikamajukedepankelasuntukmenjawabpertanyaan Guru Nampak Gelisah, Tangandankakinyagemetar, Suaranyabergetar, Banyakkeringat, Wajahmemerah, Dantangannyadingin. Dalammengatasipermasalahan Yn Penelitimenggunakankonseling Individual Sebanyaktiga Kali Menggunakanpendekatanbehavioristikteknikdesensitisasisistematiksangatmembantupenelitiuntukmengentaskanpermasalahan Yang Dialami Yn.Setelahdilakukankonseling Individual Sebanyaktiga Kali Yn Sudah Mampu Menunjukkan Perubahan Yang Signifikan Dalam Perubahan Perilakunyadandapatmenjawabpertanyaan Guru Didepankelasdengantetapnyamandantidakcemas. Setelah Memperoleh Bantuan Pendekatan Behavioristik Dengan Teknik Desensitisasi Sistematik, In Hn Dan Yn Tidak Lagi Menunjukkan Perilaku Cemas Yang Demikian. Hal Tersebut Disebabkan In Hn Dan Yn Telah Memahami Bahwa Menjawab Pertanyaan Di Depan Kelas Tidak Menakutkan Sebagaimana Yang Dibayangkan,  
Institution Info

Universitas Muria Kudus