Abstract :
Dalam upaya untuk mencapai sasaran meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kebijakan perkreditan diarahkan untuk mendorong dan meningkatkan kemarnpuan berusaha para pengusaha kecil dengan menyediakan kredit dalam jumlah yang memadai, tingkat suku bunga yang wajar dan prosedur yang
sederhana. Disamping itu kebijakan perkreditan juga diarahkan pada sektor usaha yang mampu menyerap tenaga kerja secara berarti.
Tujuan dari Peneliti ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyaluran kredit umum pedesaan terhadap pendapatan perkapita, jumlah pengusaha kecil dan tingkat inflasi penyaluran kredit di BRI kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini
menggunakan data sekunder selama 10 tahun sejak tahun 2003-2012 menggunakan perhitungan analisis regresi linier berganda dengan tingkat signifikan 5% untuk mengetahui hubungan dan pengaruh secara simultan dan parsial dari variabel Pendapatan Perkapita, Jumlah Pengusaha Kecil, Jumlah Pengusaha Kecil, Inflasi. Terhadap Penyaluran Kredit Umum Pedesaan sebagai variabel bebasnya.
Dari hasil analisis menunjukan bahwa selama periode pengamatan menunjukan bahwa data penelitian normal. Hal ini menunjukan data yang tersedia telah memenuhi syarat menggunakan model persamaan linier berganda. Hasil
penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial variabel penyaluran kredit menunjukan pengaruh signifikan terhadap jumlah pengusaha kecil dengan hasil perhitungan t-hitung sebesar 2,947, sedangkan terhadap pendapatan per kapita dan
tingkat inflasi, penyaluran kredit tidak berpengaruh secara signifikan dengan perhitungan t-hitung sebesar 2,099 untuk pendapatan perkapita dan -1,455 untuk tingkat inflasi
Kata Kunci : Kredit , Pendapatan Perkapita, Pengusaha Kecil, Inflasi.