Abstract :
Stabilitas ekonomi adalah merupakan salah satu asas pembangunan ekonomi sebagaimana di tetapkan dalam trilogi pembangunan karena merupakan prasyarat yang penting bagi kelancaran serta berhasilnya pembangunan ekonomi,khususnya
dalam menciptakan iklim ekonomi yang mampu meningkatkan gairah masyarakat untuk mendorong kegiatan investasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis faktor-faktor inflasi di Jawa Timur, dan juga untuk mengetahui variabel bebas mana yang berpengaruh paling dominan terhadap inflasi di Jawa Timur. Dalam penelitian ini menggunakan data
sekunder yaitu data time series pada tahun 1997 sampai dengan 2011. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dan variabel yang digunakan adalah Pengeluaran Pemerintah (Xxi1), Jumlah Uang Beredar
(X), Tingkat Suku Bunga Pasar Uang Antar Bank (X3), Dan Inflasi Di Jawa Timur (Y) sebagaivariabel terikatnya.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pengeluaran Pemerintah (X), Jumlah Uang Beredar (X2), Tingkat Suku Bunga Pasar Uang Antar Bank (X) secara simultan berpengaruh signifikan Inflasi Jawa Timur (Y). Ditunjukkan dengan
F= 12,229 > F = 3,59. Sedangkan secara parsial, variabel Pengeluaran Pemerintah(X1 tabel) dan Jumlah Uang Beredar
(X) tidak berpengaruh signifikan terhadap Inflasi Di Jawa Timur (Y). Sedangkan Tingkat Suku Bunga Pasar Uang Antar Bank (X2)berpengaruh signifikan terhadap Inflasi Di Jawa Timur (Y), karena apabila tingkat suku bunga Pasar Uang antar Bank turun, maka jumlah nasabah akan turun,memilih
untuk membelanjakan uangnya dari pada untuk menabung sehingga Pengeluaran Pemerintah di masyarakat akan meningkat dan menyebabkan inflasi
Kata kunci : Inflasi,Pengeluaran Pemerintah,Jumlah Uang Beredar,Tingkat Suku Bunga (PUAB)