Abstract :
Industri property and real estate merupakan industri yang bergerak dibidang pembangunan gedung-gedung fasilitas umum. Meskipun tanah dan bangunan dapat digunakan untuk melunasi utang tetapi aktiva tersebut tidak dapat dikonversikan kedalam kas dalam waktu yang singkat, sehingga banyak
pengembang (developer) tidak dapat melunasi utangnya pada waktu yang telah ditentukan. tujuan penelitian ini adalah : a. Untuk menganalisa pengaruh inflasi terhadap index harga saham gabungan pada Perusahaan real estate dan property
yang Go Public di BEI. b.Untuk menganalisa pengaruh nilai tukar rupiah terhadap index harga saham gabungan pada Perusahaan real estate dan property yang Go Public di BEI. c. Untuk menganalisa pengaruh tingkat suku bunga terhadap index harga saham gabungan pada Perusahaan real estate dan property yang Go Public di BEI..
Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan real estate dan property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, tahun 2009-2011 sebanyak 17 perusahaan. Sedangkan analisis yang dipergunakan adalah analisis
regresi linier berganda.
Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan Variabel tingkat inflasi memiliki kontribusi negatif terhadap IHSG perusahaan property dan real estate yang go publik di BEI. Variabel nilai tukar rupiah memiliki kontribusi negatif terhadap IHSG perusahaan property dan real estate yang go publik di BEI.
Variabel tingkat suku bunga memiliki kontribusi positif terhadap IHSG perusahaan property dan real estate yang go publik di BEI.
Keywords: Tingkat Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Tingkat Suku Bunga, IHSG