Abstract :
Dunia Honda merupakan salah satu dealer sepeda motor honda merupakan perusahaan yang sudah beroperasi lebih dari 15 tahun. Perusahaan yang merupakan dealer dan service sepeda motor merek Honda mengalami permasalahan pada kurangnya pemenuhan target produksi. Target produksi dibuat oleh perusahaan dalam periode 5 tahunan, akan tetapi perusahaan tidak mampu memenuhi target tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah :
a)Untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap komitmen karyawan Dunia Honda Surabaya.
b)Untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan Dunia Honda Surabaya.
c) Untuk mengetahui pengaruh komitmen karyawan terhadap kinerja karyawan Dunia Honda Surabaya.
Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Dunia Honda Surabaya di Surabaya sebanyak 200 orang. Sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah
133orang karyawan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan ciri-ciri khusus yaitu
karyawan yang telah bekerja lebih dari 2 tahun. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian analisis PLS.
Beradarkan hasil pengujian hipotesis diatas dapat diuraikan sebagai berikut:
a)Kompensasi berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi. Artinya semakin tinggi dan adil kompensasi yang diterima oleh karyawan akan menyebabkan peningkatan komitmen
organisasi. b)Kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Artinya semakin besar dan adil kompensasi yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan mempengaruhi
kinerja karyawan, yaitu semakin tinggi dan adil kompensasi yang diterima karyawan semakin tinggi pula kinerja dari karyawan tersebut. c) Komitmen organisasi tidak berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Artinya tingginya komitmen organisasi tidak mampu meningkatkan kinerja karyawan. Komitmen organisasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan disebabkan karena individu yang merasa tidak puas dengan pekerjaannya cenderung untuk tidak memenuhi komitmen terhadap organisasi, sehingga tidak dapat
menyebabkan loyalitas pegawai terhadap organisasi, yang akhirnya menyebabkan pegawai tersebut tidak memiliki rasa ketergantungan dan tanggung jawab pada organsasi.
Kata kunci : kompensasi, komitmen organisasi, kinerja karyawan