Abstract :
Perusahaan food and beverages merupakan kelompok perusahaan yang cukup besar dan berkembang pesat di Indonesia. Perusahaan ini membutuhkan modal yang sangat besar dan kuat untuk mendukung finansial perusahaan, agar dapat bersaing dalam memberikan fasilitas yang terbaik. Tetapi beberapa tahun terakhir perusahaan food and beverages mengalami kenaikan hutang.
Kecenderungan naik hutang perusahaan food beverage tersebut menandakan juga masalah leverage perusahaan food and beverage juga tinggi. Kenaikan leverage dalam penelitian ini diindikasikan oleh profitabilitas, ukuran perusahaan dan
pertumbuhan asset. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, pertumbuhan asset dan profitabilitas terhadap leverage pada perusahaan food and beverages yang go public di Bursa Efek Indonesia.
Pengambilan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling yaitu teknik penarikan sampel non probabilitas yang menyeleksi responden ? responden berdasarkan criteria atau sifat khusus yang dimiliki oleh sampel sebagai bagian dari populasi. Kriteria tersebut antara lain:, Perusahaan Food and Beverages di PT. Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2007 ? 2010 yang mengalami kenaikan leverage, dan jumlah perusahaan food and beverages yang diambil sebagai sampel sebanyak 15 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan
adalah regresi linier berganda dengan uji statistik uji F dan uji t.
Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa ukuran perusahaan tidak mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kenaikan leverage pada Perusahaan Food and Beverages yang go public di BEI, Pertumbuhan asset mampu memberikan kontribusi yang signifikan dan positif terhadap kenaikan leverage pada Perusahaan Food and Beverages yang go public di BEI, dan
Profitabilitas mampu memberikan kontribusi yang signifikan dan positif terhadap kenaikan leverage pada Perusahaan Food and Beverages yang go public di BEI.
Keyword : Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Asset, Profitabilitas dan Leverage