Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh likuiditas, leverage, fixed
assets intensity, arus kas operasi, dan ukuran perusahaan terhadap pemilihan model
revaluasi aset tetap pada perusahaan sektor manufaktur. Penelitian ini dilakukan di
Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2013-2017.
Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan metode purposive
sampling sejumlah 501 perusahaan. Data yang digunakan merupakan data sekunder
berupa laporan keuangan perusahaan yang dianalisis menggunakan regresi logistik.
Hasil analisis menunjukkan bahwa likuiditas, leverage, dan arus kas operasi
tidak berpengaruh terhadap pemilihan model revaluasi aset tetap. Sedangkan fixed
assets intensity dan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap
pemilihan model revaluasi aset tetap.