Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang
mempengaruhi pemilihan metode akuntansi persediaan pada perusahaan
manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2014-2017. Variabel independen
yang digunakan dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan, variabilitas
persediaan, intensitas persediaan, variabilitas harga pokok penjualan, financial
leverage, dan likuiditas. Sedangkan variabel dependen yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode akuntansi persediaan yang sesuai dengan PSAK No.
14 (2018), yaitu metode persediaan FIFO dan rata-rata.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan
manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017. Metode
penarikan sampel pada penelitian ini adalah metode purposive sampling dengan
jumlah sampel sebanyak 280 perusahaan. Alat analisis yang digunakan adalah
analisis regresi logistik dengan menggunakan program IBM SPSS versi 21.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabilitas harga pokok penjualan
dan likuiditas memiliki pengaruh secara signifikan terhadap pemilihan metode
akuntansi persediaan. Sedangkan ukuran perusahaan, variabilitas persediaan,
intensitas persediaan, dan financial leverage tidak berpengaruh secara signifikan
terhadap pemilihan metode akuntansi persediaan.