DETAIL DOCUMENT
Penerapan Model Student Fasilitator And Explaining Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Pada Materi Ipa Kelas Iv Sdn 03 Kayen
Total View This Week2
Institusion
Universitas Muria Kudus
Author
Kusumastuti, Anggita
Subject
Teori dan praktek pendidikan 
Datestamp
2016-11-05 04:54:39 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Model Student Fasilitator And Explaining dan menemukan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi IPA kelas IV SDN 03 Kayen. Model pembelajaran Student Fasilitator And Explaining merupakan model pembelajaran yang memberikan motivasi kepada siswa untuk menyampaiakn pendapatnya pada proses pembelajaran. Kemampuan berpikir kreatif adalah kemampuan peserta didik untuk menciptakan pendapat atau gagasan, dimana memiliki empat indikator yaitu kelancaran, keluwesan, keaslian, dan keterperincian. IPA adalah ilmu yang mempelajari tentang segala sesuatu yang ada di alam semesta, salah satu materi di dalamnnya adalah energi panas dan energi bunyi. Penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart ini dilaksanakan di kelas IV SDN 03 Kayen Pati dengan subjek penelitian 14 siswa. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan analisis dan refleksi. Variabel bebas adalah model Student Fasilitator And Explaining. Sedangkan variabel terikat adalah kemampuan berpikir kreatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan merupakan analisi data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran IPA Kelas IV SDN Kayen mengalami peningkatan pada siklus I presentase sebesar 42,8% dengan kualifikasi cukup kreatif dan pada siklus II meningkat menjadi 85,7% dengan kualifikasi kreatif. Hasil observasi keterampilan guru dalam mengajar pada siklus I memperoleh presentase sebesar 77,5% dengan kualifikasi baik, sedangkan keterampilan guru pada siklus II presentase sebesar 88,75% dengan kualifikasi sangat baik. Jadi keterampilan guru dari siklus I sampai siklus II meningkat. Hal ini menandakan adanya peningkatan keterampilan guru ketika melakukan tindakan pembelajaran dalam menerapkan model Student fasilitator and Explaining pada mata pelajaran IPA sudah sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada kelas IV SDN 03 Kayen dapat disimpulkan bahwa penerapan model Student Fasilitator And Explaining untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi IPA kelas IV SDN 03 Kayen dikatakan berhasil. Adapun saran yang dapat diberikan yaitu sebaiknya guru dapat menggunakan model Student Fasilitator And Explaining sebagai solusi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif.  
Institution Info

Universitas Muria Kudus