Abstract :
Sekarang ini teknologi sedang berkembang pesat yang bertujuan untuk
merubah kebiasaan manual menjadi otomatis yang dikerjakan oleh bantuan
komputer. Dalam aktivitas sehari-hari masih sering sekali manusia menggunakan
kebiasaan manual pada saat mengukur suatu benda, penggaris dan meteran yang
sering manusia gunakan. Hal ini menjadi peluang bagi mahasiswa tingkat akhir
untuk mengatasi masalah yang ada terutama dalam hal pengukuran suatu benda
yang memerlukan tingkat efisiensi yang tinggi dalam pengerjaannya.
Untuk mengatasinya akan dirancang suatu aplikasi mengukur panjang
sebuah objek pada citra dengan bantuan pendeteksian tepi dan perhitungan
panjang secara otomatis oleh komputer. Tujuannya adalah bisa lebih efisien dalam
penggunaan waktu untuk mengukur suatu benda yang dikerjakan dengan bantuan
teknologi komputer. Dalam penerapannya, aplikasi mengukur panjang sebuah
objek ini terutama adalah pengambilan objek gambar benda menggunakan sebuah
kamera, setelah itu uploadke dalam komputer yang tersedia aplikasi ini dan
kemudian objek gambar akan diproses untuk diukur panjangnya dengan bantuan
pendeteksian tepi.
Pada penelitian ini proses pendeteksian tepi menggunakan metode Canny
sebagai pendeteksi tepi dengan bahasa pemrograman Visual Basic, Microsoft
Visual Studio 2010 (.Net) dan libraryEmgu CV. Metode ini mempunyai
komputasi yang sederhana dan cepat. Secara garis besar proses dari aplikasi ini
adalah mengunduh objek benda. Pemrosesan metode cannyakan melalui tahapan
smoothing, grayscale dan thresholding. Metode cannyberfungsi untuk
pendeteksian tepi sebuah citra benda. Dan terakhir dilakukan pemrosesan ukur
panjang yang berfungsi untuk melakukan perhitungan pixelterpanjang dan
terpendek dari sebuah citra benda, kemudian melakukan perkalian dengan skala
perbandingan yang sudah ada ketetapannya setelah dilakukan dari beberapa uji
coba.
Dari percobaan dan pengujian yang dilakukan, aplikasi dapat mendeteksi
tepi sebuah citra benda dan mengukur panjang sebuah objek pada citra dengan
tingkat keakuratan 96.41% dan ketidakakuratan 3.59%. Tinggi rendahnya unsur
pencahayaan yang berada di sekitar obyek sangat mempengaruhi proses
pendeteksian.