Institusion
Universitas Stikubank
Author
Heryawan, Pradiptya Reksy
Subject
H Social Sciences (General)
Datestamp
2019-12-03 01:11:18
Abstract :
PT. Apac Inti Corpora adalah industri Tekstil yang memproduksi benang, kain graige, kain denim, garment dan loundry. Persaingan industri yang sangat ketat membuat PT. Apac Inti Corpora diharuskan menghasilkan kain dengan grade tertinggi yaitu grade A1. Adanya target grade yang tinggi, perusahaan diharuskan selalu melakukan pengendalian kualitas terhadap produk yang dihasilkan, khususnya pengendalian terhadap apa saja yang dapat menimbulkan cacat pada kain di saat proses produksi berlangsung. Pada saat melakukan pengendalian pada cacat kain, perlu dilakukan analisis pada jenis cacat kain dan proses produksi untuk mendapatkan penyebab utama terjadinya cacat pada kain yang dapat menurunkan kualitas.
Salah satu cara yang dapat mengetahui penyebab utama yang mengakibatkan kecacatan pada hasil kain greige di PT. Apac Inti Corpora, maka dalam penelitian ini menggunakan metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA). Metode FMEA akan memberikan informasi mengenai bagian produksi mana dan moda kegagalan apa yang mengakibatkan kecacatan produk.
Berdasarkan analisis jenis menunjukkan bahwa cacat kain Broken End (BE) sebanyak 1.142 kali, sedangkan dari 20 sampel data grade menunjukkan bahwa hanya terdapat 3 kain dengan sort number sama yang berkualitas tinggi atau grade A1. Berdasarkan analisis perhitungan nilai RPN untuk mengetahui penyebab kecacatan produk, didapatkan bahwa moda kegagalan Dropper gagal memiliki nilai RPN tertinggi sebesar 294. Hasil tersebut menunjukkan bahwa moda kegagalan Dropper gagal merupakan penyebab terbesar yang mengakibatkan kecacatan pada hasil kain.