Abstract :
Abstrak
Skripsi ini membahas mengenai bagaimana memanfaatkan metode interlock
protocoluntuk mengatasi terjadinya man-in-the-middle-attack, dimana bilangan
prima pada algoritma kriptografi RSA digunakan untuk mengamankan pesan, dan
bagaimana keamanan dari algoritma RSA untuk melindungi pesan yang
dipertukarkan.
Data yang sudah terenkripsi masih terdapat kemungkinan untuk diketahui
orang lain, dan seni dalam mengamankan pesan inilah yang sering disebut dengan
Cryptography.Salah satu kemungkinan data tersebut diketahui adalah orang
tersebut menyadap media komunikasi yang digunakan oleh kedua orang yang
sedang berkomunikasi tersebut. Hal inilah yang disebut dengan man-in-the-middle-attack (MITM). Hal ini dapat dicegah dengan menggunakan Interlock
protocolyang diciptakan oleh Ron Rivest dan Adi Shamir. Algoritma inti dari
protokol ini yaitu protokol ini mengirimkandua bagian pesan terenkripsi. Bagian
pertama dapat berupa hasil dari fungsi hash satu arah (one way hash function) dari
pesan tersebut dan bagian kedua berupapesan terenkripsi itu sendiri. Hal ini
menyebabkan orang yang menyadap tersebut tidak dapat mendekripsi pesan
pertama dengan menggunakan kunci privatnya. Ia hanya dapat membuat sebuah
pesan baru dan mengirimkannya kepada orang yang akan menerima pesan
tersebut.
Jadi dalam skripsi ini akan dijelaskan mengenai pemanfaatan metode
interlock protocol yang akan digunakan dalam pembuatan sistem simulasi untuk
menggambarkan proses terjadinya serangan man-in-the-middle-attack.