Abstract :
Sistem computer vision yang handal diperlukan untuk melakukan sistem
pemetaan yang konsisten terhadap beberapa kemungkinan gangguan, terutama
untuk pemetaan objek yang memiliki karakteristik khusus untuk di hitung
luasnya, seperti peta pulau. Salah satu metode yang diterapkan adalah dengan
menggunakan segmentasi citra.
Segmentasi citra merupakan bagian dari proses pengolahan citra. Proses
segmentasi citra ini lebih banyak merupakan suatu proses pra pengolahan pada
sistem pengenalan objek dalam citra. Segmentasi citra (image segmentation)
mempunyai arti membagi suatu citra menjadi wilayah-wilayah yang homogen
berdasarkan kriteria keserupaan yang tertentu antara tingkat keabuan suatu piksel
dengan tingkat keabuan piksel ? piksel tetangganya, kemudian hasil dari proses
segmentasi ini akan digunakan untuk proses tingkat tinggi lebih lanjut yang dapat
dilakukan terhadap suatu citra, misalnya proses klasifikasi citra dan proses
identifikasi objek.
Dari hasil uji coba keseluruhan citra yang terdiri dari 30 citra, tingkat akurasi
error 5 - 24%. Dengan menggunakan metode Segmentasi didapatkan selisih luas
segmentasi dan luas sebenarnya antara 151,85 sampai 82529 km
2
,dengan
prosentase 2,7 - 25 %.