Abstract :
Saat ini penelitian yang dilakukan tentang Human Computer Interaction
(HCI) memberikan pengaruh yang besar dalam mengembangkan komunikasi
manusia dengan komputer dan telah diterapkan dalam berbagai bidang atau
peralatan lainnya, salah satunya teknologi komunikasi tersebut adalah pengenalan
sebuah jari tangan manusia dengan media web-cam. Teknologi komunikasi
komputer tersebut sangat bermanfaat sebagai alat pengenalan yang kedepannya
dapat membantu manusia dalam menciptakan teknologi yang tepat guna.
Untuk mengatasinya akan dirancang suatu aplikasi pengenalan jari tangan
manusia dengan menggunakan format warna dan metode khusus secara otomatis
oleh komputer. Tujuan aplikasi ini adalah agar komputer mampu menghitung
jumlah sebuah jari tangan manusia. Dalam penerapannya, aplikasi menghitung jari
tangan ini terutama adalah pengambilan objek gambar jari tangan menggunakan
sebuah kamera laptop/web-cam, setelah itu loadke dalam komputer yang tersedia
pada aplikasi ini dan kemudian objek gambar akan diproses untuk dihitung jumlah
jarinya dengan bantuan format warna YCbCr dan pendeteksian kontur.
Pada penelitian ini proses pengenalan jari tangan manusia menggunakan
metode Convex Hull dan Convexity Defectssebagai pendeteksi kontur, format
warna YCbCr yang memudahkan dalam pendeteksian kontur dan dengan bahasa
pemrograman Visual Basic, Microsoft Visual Studio 2010 (.Net) dan library
Emgu CV. Metode ini mempunyai komputasi yang sederhana dan cepat.
Pemrosesan metode Convex Hull dan Convexity Defectsakan melalui tahapan
thresholdingdan deteksi kontur. Dan terakhir dilakukan pemrosesan perhitungan
jumlah jari tangan dengan menggunakan pemrosesan dari metode Convex Hull
dan Convexity Defects, kemudian melakukan perkalian dengan skala
perbandingan yang sudah ada ketetapannya setelah dilakukan dari beberapa uji
coba. Dari percobaan dan pengujian yang dilakukan, aplikasi dapat mengenali jari
tangan manusia dan menghitung jumlah jarinya pada citra dengan tingkat
keakuratan 92.11%. Tinggi rendahnya unsur pencahayaan dan latar yang berada di
belakang obyek sangat mempengaruhi proses pengenalan.