Abstract :
Abstrak
Penyakit yang menimpa ikan lele biasanya terjadi karena lingkungan air yang tidak baik,
misalnya tercemar oleh zat-zat berbahaya, kepadatan tebar yang terlalu besar dan
perubahan suhu yang drastis. Pada kondisi demikian daya tahan ikan lele menurun dan
mudah terserang penyakit. Penyakit pada lele bisa juga berasal dari bibit lele sudah
membawa penyakit dari asalnya, hanya belum menunjukkan gejala sakit saat ditebar.
Untuk itu perlu berhati-hati dalam memilih bibit lele. Cara lain mengatasi penyakit ikan
lele adalah mengkarantina ikan lele sakit pada kolam karantina yang diberi garam ikan,
selain dengan pengobatan-pengobatan tersebut. (Galeriukm). Gejala klinis ikan yang
terinfeksi adalah ikan lemah, warna tubuh tidak cerah, dan sering menggosok-gosokkan
tubuhnya pada bagian dinding atau dasar kolam. Diagnosa penyakit ini dapat dilakukan
dengan berdasar pada gejala klinis yang timbul, kemudian diverifikasi dengan
pengamatan mikroskopis.
Adapun tujuan yang akan dicapai adalah untuk membuat sistem pakar dalam
mendiagnosa hama penyakit pada ikan lele berbasis web yang dapat mendiagnosa
penyakit pada ikan lele secara efisien dan akurat beserta solusi atau penanganannya.
Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah aplikasi sistem pakar ini dapat digunakan
sebagai alat bantu untuk mendapatkan informasi tentang penyakit yang terjadi pada ikan
lele yang disertai dengan cara diagnosa terhadap gejala penyakit pada ikan lele