Abstract :
Penelitian ini sebenarnya bertujuan untuk mengetahui seberapa besar
pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Sisa Lebih Pembiayaan
Anggaran, dan Luas Wilayah terhadap Belanja Modal dengan Pertumbuhan Ekonomi
sebagai variabel moderasi.
Populasi dalam penelitian ini adalah 100 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah,
Jawa Timur,dan Jawa Barat yang terdiri dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, 38
Kabupaten/Kota Jawa Timur dan ,27 Kabupaten/Kota Jawa Barat. Serta untuk
mengetahui perbandingan pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan,
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran, Luas Wilayah terhadap Belanja Modal dengan
Pertumbuhan Ekonomi sebagai variabel moderasi di ketiga provinsi tersebut. Jenis
data sekunder dari dokumen laporan realisasi APBD yang diperoleh dari
perpustakaan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah tahunan runtut
waktu 2014 s/d 2018. Penelitian ini menggunakan analisis regresi (Partial Least
Square/ PLS).
Hasil penelitian menunjukan: (1) Di Kab/Kota di Jawa Tengah, Dana
Perimbangan, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran, Pertumbuhan Ekonomi memoderasi
Pendapatan Asli Daerah memikili pengaruh positif signifikan terhadap Belanja Modal
sedangkan Pendapatan Asli Daerah, Luas Wilayah, Pertumbuhan Ekonomi
memoderasi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran tidak memiliki pengaruh signifikan
terhadap Belanja Modal. (2) Di Kab/Kota di Jawa Timur, Pendapatan Asli Daerah,
Luas Wilayah, Pertumbuhan Ekonomi memoderasi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran
memikili pengaruh positif signifikan terhadap Belanja Modal sedangkan Dana
Perimbangan, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran, Pertumbuhan Ekonomi memoderasi
Pendapatan Asli Daerah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Belanja Modal.
(3) Di Kab/Kota di Jawa Barat, Pendapatan Asli Daerah, Sisa Lebih Pembiayaan
Anggaran memikili pengaruh positif signifikan terhadap Belanja Modal sedangkan
Dana Perimbangan, Luas Wilayah, Pertumbuhan Ekonomi memoderasi Pendapatan
Asli Daerah, Pertumbuhan Ekonomi memoderasi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran,
tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Belanja Modal.