Abstract :
Metodepenelitian yang digunakanadalahmetodekuantitatif.Respondenpenelitianadalahperangkatdesase-kecamatanGebogKabupaten Kudusdengansampelsebanyak 128 karyawan.Teknikpengumpulan data menggunakaninstrumen yang berbentukangket, untukvariabeliklimorganisasi, kemampuankerja, motivasikerjadankinerja.Instrumendiolahdenganmenggunakanujivaliditasdanujireliablitas.Ujistatistikdanpengolahan data dilakukandenganmenggunakanAmos 21.Hasildaripenelitianmenunjukkanbahwa: (1) IklimorganisasitidakberpengaruhterhadapkinerjaperangkatdesasekecamatanGebogKabupaten Kudusdengannilaikoefisienpathsebesar 0,091, nilai C.R = 0,274 ˂ 1,96dannilai P = 0,784 > 0,05. (2) KemampuankerjatidakberpengaruhterhadapkinerjaperangkatdesasekecamatanGebogKabupaten Kudusdengannilaikoefisienpathsebesar 0,003, nilai C.R = 0,064 ˂ 1,96dannilai P = 0,949 ˃ 0,05. (3) IklimorganisasitidakberpengaruhterhadapmotivasikerjaperangkatdesasekecamatanGebogKabupaten Kudusdengannilaikoefisien path sebesar 0,185, nilai C.R = 0,843 ˂ 1,96dannilai P = 0,399 ˃ 0,05. (4) KemampuankerjaberpengaruhterhadapmotivasikerjaperangkatdesasekecamatanGebogKabupaten Kudusdengannilaikoefisien path sebesar 0,083, nilai C.R = 2,440 ˃ 1,96dannilai P = 0,015 ˂ 0,05. (5)Motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja perangkat desa sekecamatan Gebog Kabupaten Kudus dengan nilai koefisien path sebesar 1,547, nilai C.R = 3,120 ˃ 1,96 dan nilai P = 0,002 ˂ 0,05. (6) IklimorganisasiberpengaruhterhadapkinerjaperangkatdesasekecamatanGebogKabupaten Kudus melaluimotivasikerjasebagaivariabelinterveningdengannilaikoefisiensebesar 0,089. (7) KemampuankerjatidakberpengaruhterhadapkinerjaperangkatdesasekecamatanGebogKabupaten Kudus melaluimotivasikerjasebagaivariabelinterveningdengannilaikoefisiensebesar 0,258.