Abstract :
Di Indonesia secara teknis yuridis penyebutan bank Islam mempergunakan istilah resmi ?Bank Syariah? atau secara lengkap disebut ?Bank berdasarkan prinsip syariah?. Indonesia sebagai negara yang mayoritas penduduk beragama Islam terbesar di dunia juga telah merasakan kebutuhan akan adanya bank yang diharapkan dapat memberikan kemudahan-kemudahan dan jasa-jasa perbankan kepada semua unit Islam dan penduduk di Indonesia yang beroperasi tanpa riba. Memperhatikan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penghimpunan dana masyarakat pada Bank Syariah di Indonesia. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Jumlah Dana yang dihimpun Bank Syariah sebagai variabel terikat (Y), Nisbah Bagi Hasil (X1), Jumlah Kantor Bank (X2), Pendapatan Perkapita (X3) serta tingkat Inflasi (X4) sebagai variabel bebas. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam kurun waktu 2001-2010. Metode analisis yang digunakan adalah mengunakan asumsi klasik, selanjutnya diolah dengan menggunakan regresi linier berganda dengan program SPSS. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa secara simultan atau bersama-sama variabel bebas yaitu, Nisbah Bagi Hasil (X1), Jumlah Kantor Bank (X2), Pendapatan Perkapita (X3) serta tingkat Inflasi (X4) berpengaruh secara simultan dan nyata terhadap variabel terikatnya Penghimpunan Dana Bank Syariah (Y). Berdasarkan hasil pengujian secara parsial variabel Nisbah Bagi Hasil (X1), Jumlah Kantor Bank (X2), dan tingkat Inflasi (X4) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Penghimpunan dana Bank Syariah (Y). sedangkan variabel Pendapatan Perkapita (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap Penghimpunan dana Bank Syariah (Y). Serta variabel bebas yang paling dominan adalah Jumlah Kantor Bank (X2).