Abstract :
Dalam industri manufactur sering dihadapkan pada masalah?masalah yang
kompleks dalam mengambil suatu keputusan untuk mencapai tujuan perusahaan.
Salah satu tujuan tersebut adalah meminimalkan biaya produksi dan
memaksimalkan keuntungan atau profit yang diperoleh guna menjamin
kelangsungan hidup perusahaan
PT. Varia Usaha Beton Sidoarjo adalah perusahaan yang berdiri pada
tahun 1988 dan bergerak dibidang Industri manufaktur dengan produk yang
dihasilkan berupa beton cetak maupun beton cair siap pakai. Dalam memproduksi
beton cetak di PT. Varia Usaha Beton selalu terdapat sisa bahan baku karena
bahan baku yang digunakan tidak habis. Hal ini dianggap suatu pemborosan bagi
perusahaan, karena diperkirakan penyebabnya adalah pada masalah perencanaan
produksi yaitu menentukan jumlah tiap?tiap produk yang harus diproduksi dengan
memperhatikan jumlah bahan baku yang dibutuhkan tanpa terjadi kelebihan atau
sisa.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka peneliti melakukan penelitian
dengan menggunakan metode De Novo Programming untuk menentukan jumlah
beton cetak yang harus diproduksi oleh perusahaan sehingga diperoleh
keuntungan yang maksimal.
Dalam pengolahannya diperoleh hasil dari metode De Novo Programming
adalah profit rill perusahaan sebesar Rp. 2.742.079.900,- sedangkan profit
DeNovo sebesar Rp. 2.747.634.000,- maka memperoleh selisih sebesar Rp.
5.554.100,- atau dapat mengalami kenaikan sebesar 0,2 % dari profit rill
perusahaan. Dan rencana hasil produksi beton cetak yaitu Paving Block sebanyak
3.566.746 unit, Paving TU sebanyak 142.238 unit, Kanstein sebanyak 19.672
unit, Genteng sebanyak 1.460.579 unit, dan Batako sebanyak 326.370 unit.