Abstract :
Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia masih terus berlangsung sampai saat ini,
jumlahnya dari tahun ke tahun terus bertambah. Meningkatnya jumlah penduduk akan
mempengaruhi tingkat kebutuhan terutama kebutuhan akan papan, hal tersebut akan memicu
terjadinya pembukaan lahan baru yang akan dijadikan sebagai pemukiman baru. Saat ini
banyak lahan-lahan pertanian yang beralih fungsi menjadi pemukiman, sehingga
menyebabkan berkurangnya luas lahan pertanian karena pembangunan pemukiman yang
terjadi, tidak hanya di daerah yang memang layak dijadikan sebagai area pemukiman,
sebagian besar pemukiman saat ini dibangun dengan merubah lahan (alih fungsi lahan), yang
umumnya dari lahan pertanian menjadi lahan pemukiman. Salah satu kabupaten di Indonesia
yang mengalami peningkatan jumlah penduduk adalah Kabupaten Pekalongan. Pada tahun
2016, jumlah penduduk di Kabupaten Pekalongan tercatat sebanyak 880.092 jiwa yang terdiri
dari 437.203 penduduk laki-laki dan 442.889 penduduk perempuan. Jika dibandingkan
dengan jumlah penduduk pada tahun 2015, angka ini meningkat sebesar 0,70 persen atau
bertambah sebanyak 6.120 jiwa.
Dalam penelitian ini analisa kelahiran telah di uji dan dibandingan dengan dua
aplikasi berbeda akan tetapi memunculkan hasil yang sama, yaitu menggunakan aplikasi
Rstudio dan Micsrosoft Excel. Salah satu hasil yang di dapatkan dari perhitungan dengan
menggunakan K-means Clustering adalah kita dapat melihat pertumbuhan penduduk dari
tahun ke tahun dengan lebih mudah dan lebih kompleks.Dengan adanya Sistem Data mining
ini dapat menjadi acuan pemerintah untuk mengambil kebijakan tahap selanjutnya sesuai
dengan knowledge yang dihasilkan oleh data mining metode Clustering K-Means.
The increase in population in Indonesia continues to this day, the number from year to
year continues to grow. The increase in population will affect the level of demand, especially
the need for shelter, this will trigger the opening of new land that will be used as new
settlements. At present many agricultural lands have been converted into settlements, causing
a reduction in the area of agricultural land due to settlement development that occurs, not
only in areas that are indeed suitable as residential areas, most settlements are currently built
by changing land (land conversion) ), which is generally from agricultural land to residential
land. One of the districts in Indonesia that has experienced an increase in population is
Pekalongan Regency. In 2016, the population in Pekalongan Regency was 880,092 people,
consisting of 437,203 male residents and 442,889 female residents. When compared with the
population in 2015, this figure increased by 0.70 percent or increased by 6,120 people.
In this research, birth analysis has been tested and compared with two different
applications, but the results are the same, using the Rstudio and Microsoft Excel applications.
One of the results obtained from calculations using K-means clustering is that we can see
population growth from year to year more easily and more complex. With the existence of
this data mining system can be a reference for the government to take the next stage of policy
in accordance with the knowledge generated by the K-Means Clustering data mining method.