Institusion
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Author
HANNIEF , FIQIRYANSYAH W. PUTRA
Subject
HG4501 Stocks. Investments. Speculation
Datestamp
2015-02-04 03:37:59
Abstract :
Suatu negara membutuhkan dana investasi yang tidak sedikit untuk berkembang oleh karena itu dibutuhkan sumber pendanaan yang berasal dari dana perhimpunan masyarakat. Salah satu indikatornya adalah pasar modal dan yang dapat menunjukkan indikasi perkembangan perekonomian suatu negara adalah Indeks Harga Saham Gabungan yang dapat mengalami fluktuasi karena faktor
mikro dan makro. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah kurs valas, inflasi, dan tingkat suku bunga deposito mempunyai pengaruh yang signifikan
terhadap Indeks Harga Saham Gabungan dan variabel mana yang lebih dominan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan.
Metode penelitian ini menggunakan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia dan Bursa Efek Indonesia. Variabel penelitian yang digunakan adalah tingkat inflasi (X1), kurs valas (X2), tingkat suku bunga deposito (X3) suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (X4) dan Indeks harga saham gabungan (Y) dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan uji hipotesis nya
menggunakan uji t dan uji F.
Dari pengujian hipotesis secara parsial diperoleh hasil bahwa Inflasi, Kurs Valas dan Suku Bunga SBI tidak berpengaruh terhadap Indeks Harga Saham Gabungan. Sedangkan Suku Bunga Deposito berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan terbukti kebenarannya. Hal ini dikarenakan apabila tingkat bunga deposito meningkat maka para investor yang semula
melakukan investasi saham akan terpengaruh untuk mengalihkan investasinya ke dalam bentuk deposito dan sebaliknya apabila tingkat suku bunga deposito turun
maka para investor akan melakukan investasi dalam bentuk saham sehingga mempengaruhi semua investasi pasar modal
Keywords : Pasar modal, Tingkat Inflasi, Kurs Valas, Tingkat Suku Bunga Deposito, Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan,