Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh CAPITAL, INEFISIENSI, DANA PIHAK KETIGA, dan SIZE terhadap rasio NPL pada bank umum konvensional Go Public di Indonesia pada periode 2016-2018. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari laporan tahunan yang telah memenuhi kriteria sampel (purposive sampling). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 41 bank umum yang terdaftar di BEI. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Capital berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Non-Performing Loan (NPL), sementara itu Inefisiensi berpengaruh positif dan signifikan, selanjutnya DPK dan Size tidak memiliki pengaruh yang signfikan terhadap Non-Performing Loan. Kemampuan prediktif variabel-variabel ini dalam menjelaskan Non-Performing Loan (NPL) sebesar 50,7% sedangkan sisanya sebesar 49,3% dijelaskan oleh variabel-variabel lainnya di luar penelitian ini.
This study aims to examine the effect of CAPITAL, INEFICIENCY, THIRD PARTY FUNDS, and SIZE on the ratio of NPLs on conventional Go Public banks in Indonesia in the 2016-2018 period. The data used in this study are secondary data from annual reports that have met the sample criteria (purposive sampling). The sample used in this study was 41 commercial banks listed on the IDX. The analytical method used in this study is multiple linear regression analysis with the classical assumption test.
The analysis shows that Capital has a negative and significant effect on Non-Performing Loans (NPL), while Inefficiency has a positive and significant effect, then DPK and Size do not have a significant effect on Non-Performing Loans. The predictive ability of these variables in explaining Non-Performing Loans (NPL) of 50.7% while the remaining 49.3% is explained by other variables outside this study.