Abstract :
Pelanggaran aturan tata tertib yang di sekolah merupakan hal yang relatif biasa terjadi di lingkungan sekolah. Pelanggaran ringan hingga pelanggaran berat bisa saja terjadi kapan saja saat proses belajar mengajar di sekolah berlangsung. Setiap pelanggaran yang di dapat oleh siswa mempunyai tindakan dan sanksi tersendiri sesuai pelanggaran apa saja yang di langar. Guna mempermudah pihak sekolah
untuk merekomendasikan tindakan dan sanksi perlu dibuat suatu sistem pendukung keputusan atas pelanggaran yang terjadi. Sistem tersebut menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. Model yang dihasilkan kemudian dikembangkan dalam bentuk sistem pendukung keputusan. Proses pengembangan sistem dilakukan dalam bentuk studi kasus di SMP Negeri 1 Sayung. Sistem yang telah dikembangkan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi pihak sekolah dalam mengupayakan kedisiplinan pada proses belajar mengajar di sekolah.
Violations of school rules are relatively common in the school environment. Minor violations to serious violations can occur at any time during the teaching and learning process at school. Every violation obtained by students has their own actions and sanctions according to what violations have been violated. In order to make it easier for schools to recommend actions and sanctions, a decision support
system should be made for violations. The system uses the Analytical Hierarchy Process method. The resulting model is then developed in the form of a decision support system. The system development process is carried out in the form of a case study in Sayung Middle School 1. The system that has been developed can be used as an evaluation material for the school in seeking discipline in the teaching and learning process in schools.