Abstract :
Banjir adalah peristiwa dimana daratan yang biasanya kering (bukan daerah rawa) menjadi tergenang oleh air, hal ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi ataupun kondisi topografi wilayah. ?Semarang kaline banjir? itulah julukan yang terkenal dari kota Semarang. Padahal sistem drainase yang ada di kota Semarang telah dibangun sejak zaman penjajahan Belanda, tetapi setiap musim hujan datang air tetap menggenang di berbagai lokasi.
Analisa kawasan daerah rawan banjir di wilayah Semarang berdasarkan sistem drainase berbasis GIS bertujuan untuk melakukan analisa kawasan yang berpotensi banjir berdasarkan sistem drainase di wilayah Semarang dengan menggunakan teknologi Sistem Informasi Geografis. Analisa rawan banjir dilakukan dengan pembobotan setiap indikator penentu banjir yaitu: penggunaan lahan, topografi, curah hujan dan sistem drainase. Sedangkan, untuk menentukan debit banjir rencana sistem drainase digunakan metode rasional.