Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keefektifan pengendalian internal, ketaatan aturan akuntansi, kesesuaian akuntansi, asimetri informsi, dan moralitas manajemen terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi dengan perilaku tidak etis sebagai variabel intervening. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai pada Pemerintah Desa di Kabupaten Kudus. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 53 bendahara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis PLS (Partial Least Square) melalui software SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keefektifan pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi dan perilaku tidak etis. Kesesuaian kompensasi, ketaatan aturan akuntansi, asimetri informasi, moralitas manajemen berpengaruh tidak signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi dan perilaku tidak etis. Perilaku tidak etis berpengaruh tidak signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi.