Abstract :
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui Pengaruh antara
Pendapatan Asli Daerah terhadap Belanja Modal, Dana Alokasi Umum terhadap
Belanja Modal, Dana Alokasi Khusus terhadap Belanja Modal, Dana Bagi Hasil
terhadap Belanja Modal.
Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah Kabupaten / Kota di
Jawa, kecuali Daerah Kabupeten / Kota DKI Jakarta karena termasuk daerah
otonom dan daerah administrative. Jadi sebanyak 113 Kabupeten / kota di Jawa
merupakan sampel yang digunakan dalam penelitian saat ini. Teknik
pengumpulan data yang digunakan dengan cara teknik dokumentasi kemudian di
Uji menggunakan Analisis Regresi Berganda.
Dalam penelitian ini menunjukan hasil bahwa Pendapatan Asli Daerah,
Dana Alokasi Khusus, Dana Bagi Hasil berpengaruh positif signifikan terhadap
Belanja Modal. Akan tetapi berbeda dengan Dana Alokasi umum yang
berpengaruh negative tidak signifikan terhadap Belanja Modal.
This study has the aim to determine the effect of Original Local
Government Revenue ti Capilat Expenditure, General Allocation Fund for Capital
Expenditure, Spesial Allocation Fund for Capital Expenditure, The Revenue
Sharing Fund for Capital Expenditure.
The Study use the population of districk / city in Javas. Province expect the
districk / city of DKI Jakarta, because region and administrative area. So the
sample used was 113 districk / city in Javas. Data collaction techniques used by
maens of documentation techniques were than tested using multiple regssion
analysis.
In this study results show that the Original Local Revenue, Spesial
Allocation Fund, The Revenue Sharing Fund has a significant positive effect on
Capital Expenditure. However, it is different from General Allocation Fund which
have a significant negative effect on Capital Expenditure.