Abstract :
Setiap perusahaan perlu menerapkan manajemen risiko agar risiko dapat
diminimalkan atau diatasi. Kemudian dibentuk Risk Management Committee
(RMC) merupakan salah satu langkah perusahaan untuk mengatasi risiko yang
kemungkinan terjadi. Variabel independen yang akan diujikan dalam penelitian
ini antara lain dewan komisaris independen, ukuran dewan komisaris, frekuensi
rapat dewan komisaris, risiko pelaporan keuangan, leverage, ukuran perusahaan,
kompleksitas perusahaan, dan reputasi auditor terhadap keberadaan RMC.
Penelitian ini dengan populasi seluruh perusahaan pertambangan yang terdaftar di
BEI pada periode 2016-2018. Terdapat 39 sampel untuk diteliti dengan
menggunakan teknik purposive sampling. Semua variabel independen tidak
berpengaruh signifikan pada RMC berdasarkan hasil penelitian.
Every company need to apply risk management so that risk can minimized
or overcome. Then formed Risk Management Committee (RMC) is one of step by
company to resolve risk that might happen. Independent variable to be tested in
this study are board independent commisioners, commisioners board size,
frequency meetings of board commisioners, financial reporting risk, leverage,
company size, company complexity, and auditor?s reputation to the exsistence of
RMC. This study with population all of mining company which listed in the BEI
on period 2016-2018. There are 39 samples to be studied use purposive sampling
technik. All of independent variables are not significant effect on RMC based on
study results.