Abstract :
UD.Sinar Wana Kopi merupakan sebuah usaha daerah di Temanggung yang memproduksi
kopi bubuk dengan bahan baku kopi glondong. Tujuan dari penelitian ini adalah pengendalian
kualitas untuk meminimalisir jumlah produk cacat yang dihasilkan oleh UD. Sinar Wana Kopi
dengan menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dan menganalisis kualitas kopi
bubuk berdasarkan keinginan konsumen menggunakan Quality Function Deployment (QFD). Hasil
dari penelitian menunjukkan tingkat kecacatan yang dialami UD. Sinar Wana Kopi sebesar 35%.
Cacat produk yang sering terjadi adalah biji pecah sebanyak 107kg dan biji busuk sebagian
sebanyak 56kg. Faktor yang menjadi penyebab cacatnya kopi adalah tenaga kerja, bahan baku,
mesin, dan juga metode yang digunakan. Penelitian ini mengidentifikasi 14 atribut keinginan dan
kebutuhan konsumen. Dari analisis atribut tersebut konsumen sudah merasa puas dengan kopi bubuk
UD.Sinar Wana Kopi dengan perolehan skor 3,6.
Untuk meningkatkan kualitas sesuai langkah-langkah yang harus dilakukan oleh UD.Sinar
Wana Kopi adalah menetapkan SOP proses produksi yang sesuai dengan standar asosiasi,
melakukan pengecekan terhadap bahan baku, menentukan standar kopi yang tepat, menimbun kopi
agar aroma keluar, melakukan quality control, maintenance mesin giling, mengawasi pekerja,
mencatat tangal produksi, kemasan berkualitas, potongan harga, penambahan ukuran kemasan,
breafing karyawan dan memberikan saran penyajian.
Abstract
UD.Sinar Wana Kopi is a regional business in Temanggung which produces ground coffee with raw
materials for coffee beans. The purpose of this research is quality control to minimize the number of defective
products produced by UD. Sinar Wana Kopi using the Statistical Quality Control (SQC) method and analyzing
the quality of ground coffee based on consumer desires using the Quality Function Deployment (QFD). The
results of the study showed the level of disability experienced by UD. Sinar Wana Kopi by 35%.
Product defects that often occur are 107 kg of broken seeds and 56 kg of partly rotten seeds. The factors
that cause coffee defects are labor, raw materials, machines, and also the methods used. This study identifies
14 attributes of consumer wants and needs. From the attribute analysis, consumers are satisfied with UD.Sinar
Wana Kopi ground coffee with a score of 3.6.
To improve quality according to the steps that must be taken by UD. Sinar Wana Kopi is to set SOP for
the production process in accordance with the association's standards, check raw materials, determine the
right coffee standards, store coffee so that the aroma comes out, carry out quality control, maintenance milling
machines, supervising workers, recording production dates, quality packaging, discounting prices, adding
packaging sizes, employee breafings and providing serving suggestions.