Abstract :
Dalam pengamatan, penulis mengukur pengaruh good corporate
governance yang diukur melalui kualitas audit, kepemilikan institusional,
kepemilikan manajerial, dewan komisaris independen, komite audit serta
karakteristik perusahaan yang diukur melalui leverage dan profitabilitas selaku
variabel independen. Data observasi sebanyak 120 sampel berasal dari 30
peusahaan manufaktur yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia antara 2015-2019.
Data laporan keuangan dan laporan tahunan diperoleh dari www.idx.co.id.
Manajemen laba riil diperkirakan melalui model Roychowdhury, kualitas audit
dinilai melalui ukuran Kantor Akuntan Publik, kepemilikan institusional
diperkirakan melalui saham institusional, kepemilikan manajerial diperkirakan
melalui saham pihak manajemen, dewan komisaris independen diperkirakan
melalui komisaris independen pada suatu entitas, komite audit dinilai melalui
jumlah komite audit di suatu entitas, leverage diukur dengan DAR, dan
profitabilitas diukur dengan ROA. Data dianalisis dengan menggunakan regresi
berganda. Dapatan dari observasi ini memperlihatkan jika variabel leverage
bersama profitabilitas berdampak positif atas manajemen laba riil, sementara itu
variabel kualitas audit, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dewan
komisaris independen, komite audit tidak berdampak atas manajemen laba riil.