Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh
Stuctural Capital, Human Capital dan Employed Capital, serta Employee Stock
Option Plan terhadap Poduktivitas yang diukur dengan menggunakan Malmquist
Productivity Index (MPI). Metode pengukuran intellectual yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode VAIC yang dipopulerkan oleh Pulic. Metode
purposive sampling digunakan untuk memperoleh sampel penelitian.Penelitian ini
dilakukan 56 perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) tahun 2017-2019. Sehingga, jumlah total sampel adalah 168 perusahaan.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa hanya variabel Human Capital yang
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas. Variabel
Employed Capital berpengaruh negatif terhadap produktifitas namun tidak
signifikan terhadap Produktivitas. Sedangkan variabel Structural Capital, dan
Employee Stock Option Plan tidak signifikan terhadap produktivitas yang diukur
dengan menggunakan Malmquist Productivity Index.
This research aims to examine and analyze the effect of Structural
Capital, Human Capital, Employed Capital, and Employee Stock Option Plan on
Productivity as measured by using the Malmquist Productivity Index (MPI). The
intellectual measurement method used in this research is the VAIC method, which
was popularized by Pulic. Purposive sampling method was used to obtain
research samples. This research was conducted on 56 financial sector companies
listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) 2017-2019. The total sample is 168
companies. The results of this study indicate that only the Human Capital variable
has a positive and significant effect on productivity. Employed Capital variable
has a negative effect but not significant on productivity. Meanwhile, the Structural
Capital and Employee Stock Option Plan variables are not significant to
productivity as measured by using the Malmquist Productivity Index.