Abstract :
Air merupakan bagian terpenting yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, jika kekurangan air maka kehidupan manusia tidak akan bisa seimbang. Krisis air ini salah satunya bisa disebabkan karena adanya pencemaran air dengan adanya sampah yang menumpuk ataupun air yang sudah berbau dan kekeruhan air. Di kabupaten Kudus, banyak sekali air sumur yang belum diketahui layak atau tidak layaknya air sumur yang digunakan untuk dikonsumsi setiap harinya. Air sumur yang sudah berbau, berwarna kecoklatan, berwarna kekuningan ataupun belum diketahui tentang besarnya PH, DHL dll masih saja digunakan untuk aktifitas sehari-hari.
Kadar kelayakan air sumur untuk dikonsumsi masyarakat kab. Kudus menggunakan metode naïve bayes diharapkan dapat memudahkan Perusahaan Daerah Air Minum untuk memprediksi perhitungan dan agar masyarakat lebih berhati-hati lagi pada air yang tercemar.