Abstract :
Aspirasi yang disampaikan kepada anggota dewan Kabupaten Kudus masih dikatakan kurang efektif dan efisien dengan menggunakan surat yang banyak memakan waktu dan media kertas. Sejalan dengan tugas dan wewenang DPR tersebut, penulis berupaya agar pengelolaan aspirasi yang disampaikan dari masyarakat kepada DPR Kabupaten Kudus dapat dilakukan dengan lebih efektif sehingga permasalahan, saran serta masukan dapat ditindaklanjuti dan direspon secara baik.
Metode pengumpulan data yang digunakan adalah meliputi observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan studi dokumentasi. Dimana observasi dan wawancara dilakukan langsung pada obyek penelitian sedangkan studi kepustakaan dan studi dokumentasi dengan penelitian dari buku-buku, dokumentasi, dan literatur-literatur yang relevan dengan masalah tersebut.
Hasil dari perancangan dan implementasi adalah menghasilkan Sistem Informasi Media Penyampaian Aspirasi Masyarakat Kepada anggota Dewan Kabupaten Kudus.