Abstract :
Sistem Pemetaan Koperasi (Studi Kasus : Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kudus). Kota Kudus termasuk sebuah kabupaten yang memiliki banyak potensi, sehingga banyak berdirinya koperasi yang menjamur di keseluruhan kabupaten Kudus, sekitar ada 537 koperasi berdasarkan jenis - jenisnya berdiri di kabupaten Kudus. Hingga saat ini Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Usaha Kecil Menengah) kabupaten Kudus belum memiliki sistem untuk pendataan, pengawasan, dan memonitoring (kontrol) terhadap koperasi yang ada di kabupaten Kudus secara menyeluruh dan efisien. Maka dari itu pembangunan Sistem Pemetaan Koperasi di kabupaten Kudus ini sangat di perlukan demi mengefisiensi waktu kerja, mempermudah penyimpanan data, dan monitoring (kontrol) terhadap seluruh koperasi.
Sistem Pemetaan Koperasi di Kudus ini berkaitan dengan penerapan ilmu Sistem Informasi Geografis yaitu dalam pemetaan lokasi koperasi yang memanfaatkan peta google maps, di dalam peta titik lokasi koperasi yang berupa maker sebagai penanda lokasi. Apabila ada koperasi yang baru atau cabang koperasi baru berdiri berdekatan dengan koperasi lain yang sejenis dalam peta akan menunjukkan tanda dengan warna maker yang berbeda , sehingga petugas dinas dapat mengetahuinya dan dapat melakukan tindakan pembinaan atau evaluasi terhadap koperasi tersebut. Hal ini untuk menangulangi persaingan antar koperasi yang dapat mengakibatkan kebangkrutan di salah satu koperasi, dan antisipasi di kemudian hari karena banyaknya koperasi baru yang berdiri di kabupaten Kudus.