Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji analisis pengaruh keterlibatan pemakai, kemampuan teknik personal, dukungan manajemen puncak, formalisasi pengembangan sistem, pelatihan dan pendidikan, komite pengendali terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah pada BMT di Kabupaten Kudus pada bagian pimpinan atau manajer, bagian akuntansi, dan bagian kasir atau teller diperoleh 48 responden. Metode sampling yang digunakan penelitian ini adalah purposive sampling. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan pemakai, formalisasi pengembangan sistem, pelatihan dan pendidikan, komite pengendali tidak berpengaruh positif terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Sedangkan kemampuan teknik personal dan dukungan manajemen puncak berpengaruh positif terhadap kinerja sistem informasi akuntansi.