Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tingkat kekayaan daerah, belanja
daerah, pembiayaan daerah, ukuran pemerintah daerah, leverage dan
intergovermental revenue terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Populasi
pada penelitian ini adalah pemerintah daerah kabupaten dan kota di jawa tengah
dan DIY pada tahun anggaran 2014-2016. Metode yang digunakan adalah
purposive sampling dan terpilih 37 kabupaten dan kota sebagai sampel. Teknik
analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tingkat kekayaan daerah dan belanja daerah berpengaruh
positif dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah,
pembiayaan daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan
pemerintah daerah, leverage dan intergovermental revenue berpengaruh positif
dan signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah.