Abstract :
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran
time token dan menjelaskan keterampilan guru, aktivitas siswa dan peningkatan hasil
belajar siswa pada tema kayanya Negeriku kelas IV SD 1 Dersalam Kudus.
Hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh siswa setelah menerima
berbagai pengalaman belajar. Time token adalah model pembelajaran yang
menekankan menekankan pada aktivitas siswa untuk memberikan kesempatan kepada
seluruh siswa agar berkontribusi dalam menyampaikan dan mendengarkan suatu
pendapat. Materi yang dikaji adalah tema kayanya Negeriku muatan IPS tentang
sumber daya alam dan lingkungan serta materi Bahasa Indonesia tentang teks bacaan,
kosakata baku, kalimat efektif dan wawancara. Hipotesis tindakan dalam penelitian
ini yakni peningkatan keterampilan guru, aktivitas siswa, serta peningkatan hasil
belajar melalui model time token pada siswa kelas IV SD 1 Dersalam Kudus tahun
ajaran 2017/2018.
Penelitian tindakan kelas dilaksanakan pada kelas IV SD 1 Dersalam Kudus
dengan subjek penelitian 36 siswa. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus,
setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan,
dan refleksi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran time
token. Variabel terikatnya adalah hasil belajar. Instrumen penelitian ini adalah
wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari tindakan yang
dilakukan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan penerapan model Time Token meningkat
setiap siklusnya. Pada persentase keterampilan guru memperoleh rata-rata klasikal
85% kategori baik dan meningkat pada siklus II 92.5% kategori baik. Persentase
aktivitas siswa aspek afektif pada siklus I memperoleh 82.5% kriteria baik dan
meningkat pada siklus II sebesar 95% kriteria baik. Pada aktivitas siswa aspek
psikomotor siklus I memperoleh 83% kriteria baik dan meningkat pada siklus II
sebesar 94% kriteria baik. Pada aspek kognitif nilai prasiklus muatan IPS sebesar
25%, pada siklus I meningkat menjadi 75% kriteria cukup dan meningkat lagi pada
siklus II sebesar 89% kriteria baik. Pada muatan Bahasa Indonesia persentase nilai
prasiklus sebesar 31%, meningkat pada siklus I menjadi 78% kriteria baik dan pada
siklus II meningkat menjadi 92% kriteria baik.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada kelas IV SD 1 Dersalam
Kudus dapat disimpulkan bahwa model Time Token pada tema kayanya Negeriku
dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar kognitif
siswa. Peneliti menyarankan agar para guru memberikan motivasi dan inovasi dengan model-model pembelajaran agar siswa lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran