Abstract :
Bahasa dalam lirik lagu cenderung seperti Bahasa puisi. Salah satu hal
yang dapat membuat sebuah lirik menjadi menarik adalah gaya bahasa.gaya
Bahasa adalah hal penting dalam pembuatan lirik lagu, Sehingga lagu yang telah
dibuat menjadi lebih dan puas untuk di nyanyikan dan didengar. Berdasarkan
pengalaman penulis, siswa pendidikan Bahasa Inggris tidak mengerti makna gaya
Bahasa dalam sebuah lirik lagu. Itu dikarenakan mereka tidak mendapatkan
banyak pelajaran tentang gaya bahasa. Jadi penulis ingin membantu siswa
pendidikan Bahasa Inggris agar tetap dekat dengan literature Bahasa Inggris dan
mengetahui ekspresi atau gaya Bahasa dalam lirik lagu.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menekan jawaban dari rumusan
masalah. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk meneukan jenis jenis gaya
Bahasa yang digunakan dalam lirik lagu pada “speak now†Album oleh Taylor
Swift. Dan (2) untuk menggambarkan makna gaya Bahasa yang digunakan dalam
lirik lagu pada “Speak Now†Album oleh Taylor Swift.
Desain penelitian ini adalah penelitian descriptive kualitatif. Data dari
penelitian ini adalah jenis gaya bahasa yang digunakan dalam lirik lagu pada
“Speak Now†Album oleh Taylor Swift, dan untuk sumber datanya diambil dari
seluruh lirik lagu pada “Speak Now†Album oleh Taylor Swift, dan data analisis
adalah untuk menjelaskan tentang beberapa metode yang digunakan untuk
menganalisis data.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah total jenis gaya bahasa yang digunakan dalam lirik lagu pada “Speak Now†Album oleh Taylor Swift ada
48 gaya bahasa. Dan yang paling dominan adalah Hiperbola. Terdapat 17
hiperbola dalam lirik lagu tersebut. Kemudian ada 10 simil, 8 simbol, 2
methapora, 2 oximoron, dan 1 sinecdot yang digunakan dalam lirik lagu pada
“Speak Now†Album oleh Taylor Swift. Penulis menyimpulkan bahwa ada 7 jenis
gaya bahasa yang digunakan dalam lirik lagu, itu adalah hiperbola, personifikasi,
simil, simbol, metaphora, oksimoron dan sinekdot.
Penerapan Bahasa figurative dalam kehidupan sehari-hari,
khususnyadalam public speaking, akan lebih tertarik untuk di analisis. Jadi,
peniliti menyarankan peniliti lain untuk mengambil hal-hal semacam itu sebagai
objek penelitian mereka. Karena analisis akan menarik dan akan memberikan
kontribusi yang cukup dalam memahami Bahasa kiasan itu sendiri.Penulis sangat
berharap kepada siswa untuk harus suka dengan lagu, dan harus suka
mendengarkan lagu. Jadi, dalam kegiatan belajar mengajar Bahasa Inggris
menggunakan lagu sebagai materi dapat menjadi sangat menarik.