Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecanggihan teknologi informasi, partisipasi pengguna, kemampuan pengguna, partisipasi manajemen dan pengalaman kerja terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Objek dari penelitian ini adalah PT PLN (Persero) Area Kudus. Metode penentuan sampel menggunakan metode census sampling. Data yang digunakan adalah data primer yang dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner. Penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolonieritas, uji heteroskedastisitas dan uji hipotesisnya menggunakan uji koefisien determinasi (R2), uji statistik F dan uji statistik t. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecanggihan teknologi informasi, partisipasi pengguna dan kemampuan pengguna tidak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi, sedangkan partisipasi manajemendanpengalaman kerja berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Koefisien determinasi dari variabel kecanggihan teknologi informasi, partisipasi pengguna, kemampuan pengguna, partisipasi manajemendanpengalaman kerja memberikan sebesar 16,5% kepada variabel kinerja sistem informasi akuntansi, 83,5% dipengaruhi oleh variabel lain. Untuk penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan penambahan variabel penelitian yang berpengaruh lebih kuat terhadap kinerja sistem informasi akuntansi dan menambah pengambilan data dengan cara wawancara.