Abstract :
Adimihardja, A., I. Juarsah, dan U. Kurnia. 2000. Pengaruh Penggunaan berbagai Jenis dan Takaran Pupuk Kandang Terhadap Produktivitas Tanah Ultisol Terdegradasi di Desa Batin. Jambi. Hal 303-319 dalam Pros. Seminar Nasional Sumberdaya Tanah, Iklim dan Pupuk. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. Bogor
Agung, S. Wibowo, MS. 2009. Manfaat Pupuk Kandang. Smart Tagro. Surabaya.
‘Aisyah, Nur. 2005. Peningkatan Kualitas Buah Melon. Universitas Sebelas Maret.
Anonim, 2002. Diklat Tanaman Perkebunan. Dirjen Pertanian Tanaman Perkebunan.Jakarta
_______, 2000. Hasilkan Melon Kualitas Tinggi. Bonus Trubus No.372/XXXI.
Haga, K. 1990. Produksion of Comost From Organic Wastes. Food and Fert. Technol. Centre, Extension Bulletin 311: 1-9.
Hartatik, W., D. Setyorini, L.R. Widowati, dan S. Widati. 2005. Laporan Ahir Penelitian Teknologi pengelolaan Hara Pada Budidaya Pertanian Organik. Laporan Bagian Proyek Penelitian Sumberdaya Tanah dan Proyek Pengkajian Teknologi Pertanian Partisipatif. (Tidak dipublikasikan)
Samadi, B. 2004. Usaha Tani Melon. Kanisius. Yogyakarta.
Sastrohoetomo, N.A. 1986. Pupuk Buatan dan Penggunaannya. Jambatan. Jakarta 60 hlm.
Setiadi dan Parimin. 2001. Bertanam Melon. Penebar Swadaya. Jakarta.
______, 2003. Bertanam Melon. Penebar Swadaya. Jakarta.
______, H.S. 1993. Pengantar Agronomi. Gramedia. Pustaka Utama. Jakarta.
Soepardi, G. 1985. Menuju Pemupukan Berimbang Guna Meningkatkan Jumlah dan Mutu Hasil Pertanian. Dirjen Pertanian Tanaman Pangan. Jakarta. 63 hlm.
Sumardi, S. 1992. Pupuk dan Pemupukan. PT. mediatama Sarana Perkasa. Jakarta. 63 hlm.
Sumaryo. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Sapid an Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Semai Pinus. http://www. Researchgate.com. Diakses 3 September 2012.
Sutejo dan Kartasapoetra. 2001. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta.