Abstract :
Ketersediaan energi di masa mendatang merupakan permasalahan penting bagi seluruh bangsa, karena kesejahteraan manusia dalam kehidupan mendatang sangat terkait dengan jumlah dan mutu energi yang dimanfaatkan. Besarnya kebutuhan bahan bakar minyak setiap pengguna kendaraan membuat cadangan minyak dunia semakin lama semakin berkurang, oleh sebab itu diperlukan peralihan bahan bakar kendaran dari yang tidak dapat diperbaharui ke bahan bakar yang dapat diperbaharui.
Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut diadakan penelitian mengenai penggunaan ethanol sebagai campuran pada bahan bakar bensin. Dalam penelitian ini ethanol dengan kadar 100% diformulasikan dengan bensin dan dibuat 4 variasi pencampuran yaitu E50 (50% ethanol + 50% bensin), E60 (60% ethanol + 40% bensin), E70 (70% ethanol + 30% bensin) dan E80 (80% ethanol + 20% bensin). Selanjutnya bahan bakar campuran diuji pada kendaraan bermesin bensin, 4 langkah tipe Yamaha Vega R berkapasitas 110 cc dengan pergeseran timming pengapian sebesar 30o sebelum TMA. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 2 buah CDI original Yamaha Vega R dan Yamaha Mio. Pengujian dilakukan dengan alat bantu Dynotest untuk mengetahui besarnya daya dan torsi serta menggunakan Gaz Analyzer untuk mengetahui kadar emisi gas buang meliputi gas CO, CO2, HC dan O2.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa: Performasi pada BMEP (Break Mean Effective Pressure) mengalami penurunan seiring naiknya prosentase ethanol pada bahan bakar. Performasi pada BMEF (Break Mean Effective Fuel) mengalami kenaikan dengan menurunnya konsumsi bahan bakar kendaraan, seiring bertambahnya prosentase ethanol. Performasi pada Emisi Gas Buang mengalami kenaikan dengan menurunya emisi gas CO, CO2 dan naiknya gas O2 , serta terjadi penurunan pada naiknya emisi gas HC.