DETAIL DOCUMENT
Analisa Pengguanaan Kekuatan Tarik dan Impak Propellier Kapal Nelayan dengan Metode Pembekuan Searah
Total View This Week1
Institusion
Universitas Muria Kudus
Author
Hermawan , Muhammad Rifqi
Subject
Teori Ekonomi 
Datestamp
2013-09-12 04:38:28 
Abstract :
Proses manufaktur yang menggunakan logam cair dan cetakan untuk menghasilkan parts dengan bentuk yang mendekati bentuk geometri akhir produk jadi.semakin marak di kawasan industri saat ini, pengecoran ini menggunakan material kuningan dengan kadar Cu 56,75%, yang sering digunakan para pengrajin logam untuk membuat propeller di Juwana dan di modifikasi dengan pembekuan searah untuk meningkatkan terbentuknya dendrit arm spacing dan menurunkan kekesaran butir terutama pada daerah hypoeutectic serta mengarahkan pertumbuhan butir menjadi searah (columnar) dengan mengatur laju aliran kalor. Kuningan dengan kadar Cu 57,65% dicairkan dalam wadah tungku berkisar antara 650ËšC- 780°C, kemudian dituangkan kedalam cetakan pasir melalui lubang saluran turun. Proses pendinginan menggunakan logam chiller yang dialiri air saat penungan hingga logam cair membeku. Dalam proses pembuatan cetakan cor propeller ini memerlukan beberapa proses langkah pengerjaan, yang meliputi pemotongan bahan, pengeboran, perakitan, dan pengecoran. Selanjutnya hasil pengecoran siap diuji dengan pengujian kekuatan tarik dan impak. Hasil dari pengujian adalah hasil pengecoran dengan menggunakan chiller pendingin yaitu pipa tembaga, propeller yang sudah jadi di potong dan di buat specimen uji tarik dan impak untuk mengetahui kekuatan dari propeller itu sendiri dan membandingkan dengan pengecoran propeller yang tanpamenggunakani chiller. Pengecoran propeller dengan metode pembekuan searah menggunakan pipa tembaga (chiller) sebagai media pendingin yang dialiri air.  
Institution Info

Universitas Muria Kudus