DETAIL DOCUMENT
Ritus Sulang-Sulang Hariapan Ditinjau Dari Segi Hubungan Antara Iman Kristen dan Kebudayaan Batak Toba
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Duta Wacana
Author
01052011, DEBORA TIUR MAGDALENA
Subject
BV Practical Theology 
Datestamp
2020-05-29 02:46:01 
Abstract :
Dalam menjalani masa tua, biasanya para orang tua mengalami banyak kemunduran fisik seperti yang dialami oleh Ishak. Beberapa penyakit yang datang diusia lanjut biasanya masalah penglihatan, pendengaran, kekuatan yang berkurang sehingga tubuh menjadi lemah bisa membatasi pergerakan, dan masih banyak lagi. Dalam kondisi seperti itu biasanya orang tua yang lanjut usia akan berfikir tentang kematian. Namun dalam menunggu akhir hidupnya tentunya tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui kapan saat Tuhan memanggil. Selama masih ada kesempatan tentunya perlu persiapan. Dan dalam mempersiapkan akhir hidupnya itulah orang tua mememinta keturunannya untuk mempersiapkan perjamuan terakhir dengan memasak dan memberikannya makanan yang enak. Perjamuan-perjamuan Batak Toba selalu bernuansa rohani. Makan adalah sakral, terutama terdapat pada perjamuan resmi seperti sulang-sulang hariapan. Sulangsulang hariapan adalah ritus memberi makan orang tua yang lanjut usia, dan sakit. Yang menarik adalah melihat aspek sakralitas dari sebuah ritus budaya ini jika diperhadapkan dengan iman Kristen, dalam mempersiapkan jemaat yang menghadapi penghujung usianya. 
Institution Info

Universitas Kristen Duta Wacana