DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN PREEKLAMPSIA/EKLAMPSIA DENGAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH DI RSUD RUTENG NTT
Total View This Week0
Institusion
Universitas Kristen Duta Wacana
Author
41110060, EVA AFIFAH
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2020-07-27 02:34:33 
Abstract :
Latar Belakang: BBLR (berat bayi lahir rendah) merupakan salah satu penyebab tertinggi kematian pada bayi baru lahir. Salah satu faktor resiko kejadian BBLR adalah preeklampsia/ eklampsia. Angka kejadian preeklampsia/eklampsia masih sangat tinggi. Penelitian terdahulu mengenai hubungan preeklampsia/ eklampsia dengan kejadian BBLR yang belum konklusif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan preeklampsia/eklampsia dengan kejadian BBLR di RSUD Ruteng NTT. Metode: Penelitian menggunakan metode kohort retrospektif. Data diambil dari rekam medik ibu yang melahirkan di RSUD Ruteng NTT pada tahun 2014 terhitung dari tanggal 1 Januari 2014 sampai 31 Desember 2014. Data yang di peroleh kemudian dianalisis univariat, kemudian dilanjutkan dengan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: Subyek penelitian berjumlah 64 pasien yang terbagi menjadi 32 pasien ibu dengan preeklampsia/eklampsia dan 32 pasien ibu tanpa preeklampsia/eklampsia. Pada pasien ibu dengan preeklampsia/ eklampsia sebanyak 12 orang pasien (37,5%) melahirkan anak dengan BBLR sedangkan pada pasien ibu tanpa preeklampsia/ eklampsia sebanyak 10 orang pasien (31,2%) melahirkan anak dengan BBLR. Berdasarkan hasil analisa bivariat didapatkan hasil bahwa preeklampsia/ eklampsia tidak memiliki hubungan dengan kejadian BBLR (OR : 1,32 , 95%CI : 0,47 ? 3,71, p = 0,599). Simpulan: Preeklampsia/ eklampsia tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian BBLR. 
Institution Info

Universitas Kristen Duta Wacana